HEADER PA PKC2021 faisal

  • ZI Papkc
  • MAKLUMAT PELAYANAN
  • WhatsApp Image 2021-05-24 at 12.37.09.jpeg
  • Belasungkawa Ibunda Ibuk WAKA.PNG
  • WhatsApp Image 2021-05-31 at 15.43.25.jpeg
  • WhatsApp Image 2021-07-16 at 14.31.03 3.PNG
  • WhatsApp Image 2021-07-19 at 10.41.38.jpeg
  • Capture 3.PNG
  • Ucapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 H.jpeg
  • Ucapan Kemerdekaan RI 76 Tahun 2021 2.jpeg
  • WhatsApp Image 2021-08-18 at 15.53.56.jpeg
  • WhatsApp Image 2021-10-11 at 10.23.57.jpeg

Aspek Hukum Merger Bank Syariah | Oleh : Ahmad Satiri (15/4)

Ditulis oleh Nurhadi Pratama Putra on .

Ditulis oleh Nurhadi Pratama Putra on . Dilihat: 196

ASPEK HUKUM MERGER BANK SYARIAH

oleh : Ahmad Satiri

PENDAHULUAN

Tepat tanggal satu Februari yang lalu publik telah menyaksikan sejarah baru geliat ekonomi syariah dibidang perbankan dengan bersatunya (baca merger) tiga bank syariah besar yaitu Bank Syariah Mandiri, bank BNI Syariah dan Bank BRI Syariah. Pilihan merger tiga bank syariah merupakan hasil kajian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan syariah yang telah dibentuk oleh pemerintah dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi nasional dan mendorong percepatan pengembangan sektor keuangan syariah, pemerintah secara khusus mendirikan KNKS pada tanggal 8 November 2016 agar dapat meningkatkan efektifitas, efisiensi pelaksanaan rencana pembangunan nasional bidang keuangan dan ekonomi Syariah. Selanjutnya sejak diundangkan tanggal 10 Februari 2020, pemerintah melakukan perubahan Komite Nasional Keuangan Syariah menjadi Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah yang bertujuan meningkatkan pembangunan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah guna mendukung pembangunan ekonomi nasional.[1]

Pilihan untuk melakukan merger tiga bank syariah yang kemudian bertranformasi menjadi Bank Syari’ah Indonesia, tentu bukanlah pilihan yang mudah. Tujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah diantaranya harus didukung dengan eksistensi entitas bisnis syari’ah diantaranya Bank Syariah yang mampu bersaing di pasar global.


[1] https://knks.go.id/tentang, diakses pada 7 Februari 2021


Selengkapnya KLIK DISINI

Hubungi Kami

Telp: 0761-493458

Handphone: 0822-8366-3779

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. & Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.