
Allah Telah Menciptakan Manusia dalam Bentuk Sebaik-Baiknya
Pangkalan Kerinci, Senin 10 Maret 2025
Dalam suasana penuh keberkahan bulan suci Ramadhan, di Ruangan Sidang Utama Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci setelah melaksanakan Shalat Dzuhur secara bersama Pegawai Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci menggelar tausiah bertemakan "Allah Telah Menciptakan Manusia dalam Bentuk Sebaik-Baiknya". Tema ini merujuk pada firman Allah dalam Surah At-Tin ayat 4, yang berbunyi:
“Laqad khalaqnal insaana fii ahsani taqwiim”
(Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya).

Makna Manusia Sebagai Makhluk yang Mulia
Dalam tausiah yang disampaikan Ustazah Wahita Damayanti Hakim PA Pangkalan Kerinci memaparkan bahwa Allah menciptakan manusia dengan bentuk dan potensi yang sempurna, baik secara fisik, akal, maupun hati. Keistimewaan ini mengisyaratkan bahwa manusia memiliki tanggung jawab besar dalam menjalani kehidupan sesuai dengan petunjuk-Nya.kenapa manusia tersebut belum merasa puas dan masih ada yang suka merubah fisik dan bentuk rupanya.
Ada tiga Aspek Kesempurnaan Manusia:
1. Fisik yang sempurna, Allah telah memberikan anggota tubuh yang sempurna, sehingga manusia dapat menjalankan aktivitas dan ibadah dengan baik.
2. Akal untuk berpikir, dengan akal, manusia mampu membedakan yang benar dan salah, serta mengembangkan ilmu dan peradaban.
3. Hati yang beriman, keimanan dan ketakwaan adalah anugerah terbesar yang membedakan manusia dari makhluk lainnya.
Bulan Ramadhan adalah momen terbaik untuk merefleksikan diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Dengan berpuasa, bertilawah, serta memperbanyak amal kebaikan, manusia dapat mengembalikan fitrahnya sebagai makhluk terbaik yang diciptakan oleh Allah.
Tausiah ini diakhiri dengan ajakan kepada seluruh pegawai dan masyarakat untuk Mensyukuri anugerah Allah dengan menjaga amanah tubuh, akal, dan hati.
Memperbaiki diri di bulan Ramadhan dengan meningkatkan ibadah dan amal saleh.
Menjalankan tugas dan pekerjaan dengan penuh integritas, sebagai bentuk syukur atas karunia Allah.
Semoga dengan memahami makna penciptaan manusia dalam bentuk sebaik-baiknya, kita dapat terus berusaha menjadi insan yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Allah maupun dengan sesama manusia. (Erman PA Pkc)





